Bigetron Gagal Lolos ke Super Weekend 1 PMGC 2021 League East

FFiIPhsUcAIS8vV

Hari kedua pekan pertama penyelenggaraan PUBG Mobile Global Championship (PMGC) 2021 East Leaguet telah berakhir pada hari Rabu (1/12) kemarin. Setelah melaksanakan delapan pertandingan, 16 tim terbaik dari Weekday 1 akan lolos ke Super Weekend 1 dari PMGC 2021 East League.

Raksasa Mongolia, Stalwart Esports berhasil melanjutkan kegemilangannya dan finis di posisi puncak klasemen sementara dengan torehan 118 poin dan 58 kill.

Tong Jia Bao Esports mengakhiri klasemen di urutan kedua dengan merengkuh 92 poin dan 41 frags. Melalui serangkaian performa konsisten pada hari kedua, tim asal China tersebut merangkak naik ke tempat kedua, hanya kalah dari Stalwart Esports.

Sedangkan tim asal Timur Tengah, Nigma Galaxy, memperlihatkan banyak penampilan menjanjikan, setelah mengamankan tempat ketiga dengan torehan 91 poin dan 43 kill.

Sayangnya, wakil Indonesia Bigetron secara mengejutkan gagal mengamankan tiket lolos ke Super Weekend 1, dengan hanya kalah selisih satu poin, setelah menorehkan 41 poin, sama seperti yang dikoleksi oleh Deadeyes.

Kejutan juga datang dari Faze Clan yang gagal meraih momentum, lantaran mereka finis di urutan ke-20, dengan hanya mengoleksi 21 poin.

Selain Faze dan BTR, dua tim lainnya yang tidak lolos ke Super Weekend pertama adalah Damwon Gaming (DWG KIA) dari Korea, dan juga BC Swell dari Jepang. Kedua tim ini nampak bermain di bawah rata-rata dan tak mampu bersaing kontra skuat-skuat yang lebih perkasa di liga. Mereka finis di urutan ke-18 dan 19, dengan menorehkan 36 dan 21 poin.

Menarik ditunggu untuk melihat bagaimana kiprah tim-tim yang meraih tiket lolos ke Super Weekend pertama pada PMGC 2021 ini.

Tim-tim asal China telah mendominasi lantaran mereka semua berhasil melanjutkan kiprahnya ke Super Weekend. TJB ada di urutan kedua, Nova Esports mengisi tempat keenam, kemudian Six to Eight bertengger di posisi kedelapan; mereka semua nampak melenggang dengan mudah ke babak berikutnya.

Nigma Galaxy, Rico Infinity Team, dan The Cryptics merupakan tim-tim kejutan lewat performa brilian mereka, dengan menempati urutan ketiga, kelima, dan kesembilan.

Sedangkan DRS Gaming dan Deadeyes Guys, skuat asal Nepal, boleh bersyukur untuk bisa melanjutkan perjalanan ke babak berikutnya. Mereka akan dituntut untuk berkembang jauh lebih baik lagi agar tidak segera tersingkir.


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar