King of Taunting, Perjalanan Karir BTR Rippo dan Kenapa Dia Menerima Julukan Tersebut 

InShot_20220113_140756499

Datang dari negara jiran Malaysia, BTR Rippo kini menjadi salah satu pro player asal Malaysia yang berkarir di Indonesia. Seperti Sasa yang tergabung dalam tim landak kuning, ONIC Esports.

Muhammad Arif bin Abdul Halim adalah nama asli dari pemain yang kini bertugas di posisi Exp Lane itu.

Pria yang memiliki ciri khas dengan kacamatanya ini sudah menginjak 21 tahun, dia lahir di Johor sekitar tahun 2000.

Baca Juga: Sosok Pengganti Branz di Bigetron Alpha pada 2022

Awalnya Rippo tidak memiliki ketertarikan menjadi pro player MLBB, bahkan kepada esports sekalipun. Dia lebih tertarik untuk menjadi pemain sepakbola. Namun nasib membawanya untuk bermain satu tim bersama Renbo dkk.

Bigetron Alpha menjadi tim ketiga dalam karirnya sebagai pro player dan dia telah bergabung sejak 7 Juni 2020 dan dirinya telah mempersembahkan gelar Runner Up yang diraihnya pada Grand Final MPL ID Season 7. 

Rippo mengawali karir profesionalnya di Geek Fam Malaysia dan pernah mendapatkan gelar juara pada MPL Malaysia-Singapura Season 3 pada April 2019.

Setelah itu dirinya bergabung bersama tim Aerowolf Jr dan menjadi roster lapis kedua di tim berlogo serigala silver itu. Di sana dirinya sempat mengikuti MDL ID Season 1, namun sayangnya perjalanan mereka hanya sampai di Quarter Finals.

Julukan yang tersemat dengan dirinya adalah King of Taunting, hal ini karena tingkahnya yang sering meledek tim-tim lawan yang dihadapinya. Khususnya pada MPL Season 7.

Salah satu tim yang terkena taunting darinya adalah Evos Legends. Saat itu dia meledek Rekt dkk dengan berlagak seperti kucing.

Tidak hanya tim asal Indonesia, bahkan tim yang berasal dari Malaysia yang merupakan tanah kelahirannya juga pernah menjadi korban tingkah lakunya yang konyol itu. 

Tim tersebut adalah Tim Todak, kronologisnya adalah ketika mereka bertemu di MLBB Southeast Asia Club 2021 di babak lower round 1. Karena hal tersebut banyak netizen yang mengecam dirinya dan menganggap dia sebagai pengkhianat negara.

Setelah kontroversi itu dia mengambil rehat dan aktif sebagai streamer di Nimo TV dan karena masih ada yang merasa kesal dengan perbuatannya, akhirnya dia membuat permintaan maafnya di akun Nimo TV-nya itu.


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar