Terkait Esports di Indonesia, Kemenpora: Peran Orangtua dan Sekolah Sangat penting

Terkait Perkembangan Esports di Indonesia, Kemenpora_ Peran Orang Tua dan Sekolah Juga Sangat penting (3)

Peran orangtua dan sekolah menjadi hal penting untuk menunjang perkembangan esports di Indonesia saat ini. Bukan tanpa alasan, mengingat penggemar game di Indonesia didominasi oleh anak muda, terutama mereka yang masih sekolah.

Perlu ada edukasi yang diberikan terhadap pihak orangtua dan sekolah terkait anak yang ingin mengembangkan diri di dunia esports. Untuk mensosialisasikan hal tersebut Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Indonesia Esports Premier League (IESPL) mengadakan sebuah acara pada Jumat (4/9) kemarin.

Acara yang bertajuk "Esports bagi Pelajar: Sinergi Peran Orang Tua dan Dukungan Sekolah" ini merupakan bagian dari rangkaian kejuaraan Piala Menpora Esports 2020 Axis. Acara ini menghadirkan pembicara yang ahli di bidangnya. Di antaranya adalah Jenal Aripin dari pihak Kemenpora, Ghea Amalia Arphandy, Yohannes P. Siagian, Jabran B. Wiloko, dan Giring Ganesha.

Sesuai tema yang diangkat, seluruh narasumber memberikan pandangannya terhadap peran orangtua dan sekolah terhadap pengembangan esports.

Jenal Aripin yang merupakan Kepala Bidang Olahraga Prestasi Internasional, Kemenpora, menjelaskan bahwa pemerintah memiliki visi tersendiri berkaitan dengan pengembangan esports di Indonesia.

Visi yang dicanangkan adalah mencetak SDM Indonesia berkualitas unggul. Jenal Aripin menambahkan untuk mencetak talenta-talenta berbakat esports di Indoenesia harus ditekuni dengan baik dan disiplin berlatih sejak usia muda.

"Peran orangtua dan sekolah juga sangat penting. Harus dinamis bagaimana mengarahkan ke hal-hal yang positif lalu pertegas regulasi dalam lingkup rumah dan sekolah,” ungkap Jenal Aripin," jelas Jenal Aripin. 

Terkait Perkembangan Esports di Indonesia, Kemenpora_ Peran Orang Tua dan Sekolah Juga Sangat penting (1)

Ghea Amalia Arphandy juga memberikan pandangan tersendiri mengenai kajian psikologis tentang dampak esports terhadap generasi muda, khususnya siswa dan mahasiswa. Menurutnya, orangtua dan sekolah memiliki dampak yang sangat penting untuk terus memaksimalkan dampak positif dari esports dan memutus dampak buruknya.

“Peran keluarga sangat penting membentuk anak. Orangtua harus membaca dan menyelami seperti apa hobi dan permainan anaknya sehingga memahami bagaimana menerapkan aturan yang kira-kira tepat bagi anak,” ucap Ghea.

Beberapa dampak positif yang dihasilkan dalam bermain game antara lain mendapat kesenangan, menghabiskan waktu luang sambil mengasah skill permainan, dapat bersosialisasi dengan teman tanpa harus tatap muka, dan dalam beberapa juga melatih pemain untuk melakukan kerja sama. 

Terkait Perkembangan Esports di Indonesia, Kemenpora_ Peran Orang Tua dan Sekolah Juga Sangat penting (2)

Hal senada juga diutarakan oleh Yohannes Peroloan Siagian. Menurutnya, jika dapat dikelola dengan baik, kesukaan anak dalam bermain game dapat menghasilkan dampak yang positif untuk pelajar. Salah satunya, esports mampu membuka ruang-ruang baru di masa depan untuk anak mudah meraih kesuksesan.

"Sekarang, anak-anak bisa mendapatkan pengetahuan dari manapun. Maka itu, peran orangtua dan sekolah bergeser. Mereka harus menjadi interpreter, memberikan bimbingan dan jalan menuju gol akhir. Supporter terbesar anak adalah orangtuanya," ungkap Yohannes.

Nah, setujukah Sobat Gamers dengan pentingnya peran orangtua dan sekolah dalam mengembangkan esports di Indonesia? Pantau terus informasi seputar game dan dunia esports nasional maupun internasional hanya di INDOESPORTS


Tags:

Apa menurut kamu Artikel ini keren?

Share artikel ini ke teman-teman kamu juga ;)

Beri Komentar
Silahkan melakukan login terlebih dahulu

0 Komentar